Rabu, 02 Agustus 2017

MAKALAH MUSIK TRADISIONAL KALIMANTAN SELATAN



BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Kalimantan Selatan adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di pulau Kalimantan. Ibu kotanya adalah Banjarmasin. Provinsi Kalimantan Selatan memiliki luas 37.530,52 km² dengan populasi hampir 3,7 juta jiwa.
Musik tradisi Kalimantan Selatan memiliki bentuk dan ciri tersendiri. Bila dilihat dari bentuknya, musik di Kalimantan Selatan terdiri dari Vocal, Instrumental dan ragam musiknya serta kedaerahannya. Menurut H.Anang Ardiansyah, seorang pencipta lagu Banjar, penyanyi dan pengamat musik daerah Kalimantan Selatan menyatakan bahwa musik daerah Kalimantan Selatan termasuk rumpun Melayu, namun berbeda dengan Melayu Sumatera. Hal ini dapat dipahami, karena orang Banjar adalah asimilasi Melayu dengan suku Bukit ( Dayak ) dan ada pengaruh Jawa-Sunda.
Alat Musik Tradisional Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meliputi: Gamelan Banjar, Gamelan Banjar, Kalampat, Kalang Kupak, Kintung, Kurung-kurung, Kuriding, Panting, Serunai Banjar, Terbang Madihin.
B.     Rumusan Masalah
1.      Jelaskan tentang musik tradisional Kalimantan Selatan !
2.      Apa saja yang termasuk kolektif musik Kalimantan Selatan ?
3.      Apa saja musik tunggal Kalimantan Selatan ?
C.     Tujuan
1.      Menjelaskan tentang musik tradisional Kalimantan Selatan
2.      Mengetahui kolektif musik Kalimantan Selatan
3.      Mengetahui musik tunggal Kalimantan Selatan






BAB II
PEMBAHASAN

A.     Musik Tradisional Kalimantan Selatan
Musik tradisi Kalimantan selatan memiliki bentuk dan ciri tersendiri. Memilik  bentuknya musik di Kalimantan Selatan dari vocal, instrumental dan ragam musiknya serta kedaerahannya. Menurut haji anang Ardiansyah, seorang pencipta lagu daerah banjar, penyanyi dan pengamat misik daerah Kalimantan selatan  menyatakan bahwa musik daerah Kalimantan selatan termasuk rumpun melayu, namun berbeda dengan Melayu Sumatra. Hal ini dapat dipahami, karena orang banjar adalah asimilasi Melayu dengan suku bukut ( dayak ) dan ada pengaruh jawa – sunda.
Pada musik tradisi Kalimantan Selatan kami membagi dua musik taradisi yaitu :
B.     Kolektif Musik Kalimantan Selatan
1.      Musik Gamelang Banjar
http://3.bp.blogspot.com/--6yY4tngIow/UYB-0lWkVjI/AAAAAAAAAL4/fGsHuo94Xho/s320/01102012153.jpg
Musik gamelang banjar  ini sebagai musik pengiring teri klasik Banjar yang terdiri dari Babun (Gendang), Sarun satu, Sarun dua, Dawu, Kenung, Gua satu, Gunung dua dan Kangsi. Selain mengiring tari klasik Banjar, berfungsi pulang mengiringi pergelaran Wayang Kulit Banjar, Wayang Gung, Kuda Gipang Cerita,  Teater Tantayungan dan Basisingaan. Ada kurang lebih 40 lagu gemelang Banjar dapat dimainkan. Misalnya lagu Paparangan, Lagu Ayakan, lagu Katawang, Wani – Wani dan lain sebagainya.





2.      Musik Pating
http://4.bp.blogspot.com/-KXHai5RMA2k/UYB_UAsuxcI/AAAAAAAAAMA/aKYMwiOmFSc/s320/1.01.jpg
Musik Panting berasal dari bahasa banjar yaitu Mamanting atau memetik. Dahulu Musik Panting ini digunakan untuk mengiringai teater tutur seperti, Baandi – andi atau bercerita, yang dimainkan secara tunggal oleh orang yang bercerita tersebut.
Dalam perkembangan musuk panting ini dapat pula mengiringi tari-tarian, seperti tari japing dan teri rakyat lainnya, akhirnya musik panting ini menjadi Orkes rakyat yang dapat dimainkan secara intrumentalia maupun mengiringi lagu-lagu Kalimantan Selatan, dan dimasa kini panting digunakan untuk acara perkawinan, hari-hari besar dan menyambut tamu.
3.      Musik Hilai/Kungkurung
Hasil gambar untuk Musik Hilai/Kangkurung
Musik ini terdiri 7 batang bambu yang dibuat sedemikian rupa tinggi menjulang dan dibawah dasar bambu dibuat alat agar berbunyi. Cara memainkan dihentakkan ketanah atau alas keras agar menimbulkan bunyi dan dimankan oleh 7 orang pemusik.
4.      Musik Kintung
http://1.bp.blogspot.com/-ptIq8gCUFTI/UYCCvrQXmJI/AAAAAAAAAMQ/Xv1l1ZZv_oA/s1600/01.+kintung.jpg 
Musik kintung terbuat dari 5 bambu (Bahasa Banjar Paring, Buluh, Bumbung) yang dipotong pendek dan dibelah setengah yang Menghasilkan/mengeluarkan 5 nada dasar.
5.      Musik Bumbung (bambu)
Hasil gambar untuk Musik Bumbung (bambu)
Musik bumbung berawal dari “Bumbung lamang” (Beras ketan yang dibakar dalam bumbu) yang dimodifikasi diatonik, terdiri dari 7 nada dasar. Populasinya berada di Desa Berikin Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
6.      Musik Suling Bambu
Hasil gambar untuk Musik Suling Bambu
Musik Suling dimainkan dengan secara improviasi, terdiri dari piston 2 buah dan pengiring 9 buah suling dan ditambah gendang, tabur, tok-tok dan pengiring lainya. Musik ini berkembang didesa Batu Mandi Kabupaten Balalang
7.      Musik Bamban
Hasil gambar untuk Musik Bamban
Musik Bamban disebut karena musik ini lahir didesa Bamban, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kandangan. Sesungguhnya musik ini disebut music Tabur Garancai yaitu musik tiup (Diatonic) yang serupa dengan musik Tanjidor (Batawi) berfungsi untuk mengarak pengantin, dan hiburan.

8.      Musik Masuk Kirri
Musik ini berasal dari Suku Bugis Mandar yang mendiami pesisir pantai Pagatan, sekarang Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan. Musik ini hanya berkembang di daerah pasisir pantai Pagatan yang didiami entik Bugis Mandar saja. Perangkat musik terdiri dari ;        Kecapi Bugis mandar 3 buah, Rabab/Biola, Terbang bugis mandar 2 buah, Gambus, Suling, dan Giring-giring.
C.     Musik Tunggal Kalimantan Selatan
Selain musik koleftif di Kalimantan masih ada yang terpisah yaitu musik Tunggal yaitu :
1.      Musik Kuridin
http://1.bp.blogspot.com/-PZZVfJG5g0M/UYCHZ9G-StI/AAAAAAAAAMg/UajnadYU6gQ/s320/01.Alat+musik+kuriding.jpg
Musik Kuridin adalah alat musik yang terbuat dari Bambu. Nama Kuridin diberikan oleh Penduduk Hulu Sungai Tengah dan Desa Harakit Kabupaten Tapin. Lain lagi dengan penduduk Kelurahan ulu Banteng Kecamatan Bakupai Kabupaten Barito Kuala menyebutkan Guriding.
http://2.bp.blogspot.com/-IRM-rKKoCIk/UYCHbJ_XoVI/AAAAAAAAAMo/bmpJt6U6ouM/s320/kuriding.jpg
Alat music Kuriding atau Guriding ini adalah alat musik Mulut, ahan dari Bambu, alatnya ditempatkan pada mulut dengan cara seperti aturannya, untuk menyembunyikan Kuriding harus menarik tali tatarikan yang dipegang dengan tangan kanan dan serta ada sentakan, sehingga mengertakkan alat agar Kuriding tersebut.
2.      Musik Kalangkupak/Salung Bambu
Musik ini terbuat dari bambu kecil tipis yang separohnya dipangkas memanjang agak meruncing disebut “Paring Tamiang”bentuknya seperti Angklung.
Bambu atau paring ini terdiri dari 5 potongan dan setiap potongan panjangnya berbeda-beda. Potongan-potongan bambu itu dirakit dengan tali rotan, sehingga merupakan satu rangkai tangga nada yang siap dimainkan. Kalangkupak disebut juga Salung Bambu merupakan alat musik suku bukit atau suku Dayak Kalimantantan Selatan.
3.      Musik Sarunai
Hasil gambar untuk musik serunai
Musik ini tergolong aerofon atau alat musik tiup, perkataan Sarunai atau Sarunai, yang diambil dari kata Surnai bahasa Persia. Surna dari bahasa Arab dan Sahnai dari bahasa india. Musik ini terbuat dari Bambu atau kayu seperti suling terompet namun pendek, terdiri dari 4 bagian yaitu mulut, sekar bibir, badan (batang) dan corong satu sama lainya bisa dilepas dan dipasang kembali. Serunai berfungsi sebagai alat musik pertunjukan pancak silat. Disuku Bukit/Dayak berpungsi sebagai pengiring musik upacara adat.  

  







BAB III
PENUTUP

A.     Kesimpulan
Musik tradisi Kalimantan selatan memiliki bentuk dan ciri tersendiri. Memilik  bentuknya musik di Kalimantan Selatan dari vocal, instrumental dan ragam musiknya serta kedaerahannya. Menurut haji anang Ardiansyah, seorang pencipta lagu daerah banjar, penyanyi dan pengamat misik daerah Kalimantan selatan  menyatakan bahwa musik daerah Kalimantan selatan termasuk rumpun melayu, namun berbeda dengan Melayu Sumatra. Hal ini dapat dipahami, karena orang banjar adalah asimilasi Melayu dengan suku bukut ( dayak ) dan ada pengaruh jawa – sunda.
Pada musik tradisi Kalimantan Selatan kami membagi dua musik taradisi yaitu :
Kolektif Musik Kalimantan Selatan
1.      Musik Gamelang Banjar
2.      Musik Pating
3.      Musik Hilai/Kungkurung
4.      Musik Kintung
5.      Musik Bumbung (bambu)
6.      Musik Suling Bambu
7.      Musik Bamban
8.      Musik Masuk Kirri
Musik Tunggal Kalimantan Selatan
1.      Musik Kuridin
2.      Musik Kalangkupak/Salung Bambu
3.      Musik Sarunai


  



DAFTAR PUSTAKA

http://nadasyahreza.blogspot.co.id/2013/04/musik-tradisi-kalimantan-selatan.html
https://semuatentangprovinsi.blogspot.co.id/2016/05/alat-musik-tradisional-provinsi-kalimantan-selatan.html



KATA PENGANTAR

Sembah sujud penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT karena anugerah dan rahmat-Nya jualah sehingga makalah ini dapat terselesaikan. Dalam penyusunan makalah ini, penulis telah berusaha semaksimal mungkin, yang mana telah memakan waktu dan pengorbanan yang tak ternilai dari semua pihak yang memberikan bantuannya, yang secara langsung merupakan suatu dorongan yang positif bagi penulis ketika menghadapi hambatan-hambatan dalam menghimpun bahan materi untuk menyusun makalah ini.
Namun penulis menyadari bahwa makalah ini masih sangat jauh dari kesempurnaan, baik dari segi penyajian materinya maupun dari segi bahasanya. Karena itu saran dan kritik yang bersifat konstruktif senantiasa penulis harapkan demi untuk melengkapi dan menyempurnakan makalah ini.




DAFTAR ISI

KATA PENGATAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A.     Latar Belakang
B.     Rumusan Masalah
C.     Tujuan
BAB II PEMBAHASAN
A.     Musik Tradisional Kalimantan Selatan
B.     Kolektif Musik Kalimantan Selatan
C.     Musik Tunggal Kalimantan Selatan
BAB III PENUTUP
A.     Kesimpulan
DAFTAR PUSTAKA


MAKALAH
MUSIK TRADISIONAL
KALIMANTAN SELATAN



Disusun Oleh







SMA NEGERI 1 MASBAGIK
2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MAKALAH DAJJAL SEBAGAI TANDA HARI KIAMAT

MAKALAH KELUARNYA DAJJAL SEBAGAI TANDA HARI KIAMAT DISUSUN OLEH : NAMA   : DANI DWI SETIAWAN KELAS  : XI-IPS 5 ...